|Pakaian Renang dan Pakaian Dalam  |  Laptop dan Netbook  |  Jogja Antik   |  Tebing Siung |  Climbing Activity  |  Panjat Tebing Sleman  |  Bayi Sehat |  Bertaman dan Berkebun|

"jangan ambil sesuatu kecuali foto, jangan tinggalkan sesuatu kecuali jejak, jangan bunuh sesuatu kecuali waktu."

Showing posts with label destinasi jawa barat. Show all posts
Showing posts with label destinasi jawa barat. Show all posts

Ujung Genteng, 31 Juli-1 Agustus 2010

Posted: Wednesday, July 14, 2010 by Karis As A Trader in Labels:

Jumat, 30 Juli 2010
20.00 Kumpul di Semanggi
21.00 Berangkat ke Ujung Genteng

Sabtu, 31 Juli 2010
05. 00 Sunrise di Pantai Ujung Genteng dan Dermaga Belah
07.00 Kembali ke penginapan dan Sarapan
12.00 Makan Siang di Curug Cikaso
15.00 Foto-foto di Curug Cikaso
15.30 Menuju Pantai Cibuaya
16.30 Ke Pantai Pengumbahan untuk pelepasan tukik
17.00 Menuju Pantai Cipanarikan untuk melihat Sunset
18.30 Kembali ke penginapan dan Makan Malam
21.00 Ke Pantai Pengumbahan lagi untuk melihat penyu bertelur

Minggu, 1 Agustus

07.00 Sarapan
08.00 Menuju Amanda Ratu Resort “Tanah Lot” nya Ujung Genteng
08.30 Menuju Cirug Cigangsa
11.00 Makan Siang
12.00 Menuju Jakarta


Include:
- Transportasi Bis AC JKT-Ujung Genteng PP
- Karcis masuk ke Obyek-Obyek Wisata
- Sewa Perahu di Curug Cikaso
- Penginapan Homestay
- Makan siang di Curug Cikaso
- Makan selama di Ujung Genteng
- Biaya ojeg motor ke Pantai Pengumbahan dan Cipanarikan (karena tidak bisa dicapai dengan mobil)


Sharing cost: Rp. 450.000
Minimal peserta: 20 orang
Batas pendaftaran dan pembayaran terakhir: 23 Juli 2010
NB:
- Pembatalan setelah transfer uang tidak dapat dikembalikan, akan tetapi dapat digantikan dengan orang lain.
- Apabila peserta tidak memenuhi kuota, maka uang akan dikembalikan sepenuhnya.

Pendaftaran email biodata ke: just.traveller@ yahoo.com atau sms ke hp 085691137171/ febri

Nama :
Alamat Email :
HP yang dapat dihubungi :

Pesta Giling Tebu di Cirebon

Posted: Tuesday, June 1, 2010 by Karis As A Trader in Labels:

This agenda is also a regular annual cultural calendar and people's efforts to move the wheels of the economy. Of course also in order to meet the needs of the national sugar stock.

In Milling Sugar Cane Festival in Cirebon (May 11, 2010), the''party''not only the sugar cane farmers who are members in APTRI (Sugar Cane Growers Association Rakyat Indonesia). But also all levels of society, including small traders, artisans, and artist-humanist.

This year, the Feast Milling Sugar Cane Factory centered in (PG) in the District of New Tersana Babakan-Kab Cirebon. Last year I was also present at the Coral Suwung PG. I was with the Regent of Cirebon (Pak Dedi Supardi) and Jabar APTRI Chairman (Mr. Anwar Asmali) witnessed a society so incredibly enthusiastic about the party during the milling.

Tens of thousands of people, young and old, children to grandmothers, spilling out on the streets. Berbalanja rejoiced and just about anything, while watching a variety of cultural attractions and traditional art performances.

Almost a whole month, up market''shock''at the edges of the road. Which sold a variety of community needs ranging from food, clothing, electronics, handicraft products, motorcycles, alata-entertainment equipment, toys, and sporting goods.

In the sugar cane harvest, which is a direct benefit sugarcane farmers. In one hectare of land planted with sugar cane, usually produces a net gain of about USD 10 million. In fact, the average sugarcane farmers there generally has about 10 hectares of cultivated land. Some even up to 200 hectares. So you can imagine how much profit farmers in the sugar cane harvest.

In Cirebon, there are three sugar factories, namely New Tersana PG, PG Suwung Reef, and PG Sindang Sea. West Java provincial government will continue to encourage sugarcane farmers in Cirebon included in Majalengka and Kab Subang to maningkatkan sugarcane planting areas and productivity.

Forward will also be encouraged to grow sugarcane planting areas to the south of West Java, such as Ciamis district, Garut, Cianjur and Sukabumi. I invite the business world, including business banking to get into this pertebuan. Government (central, provincial, and district) would support the provision of infrastructure in the form of roads, bridges, and irrigation systems.

If the program is successful, the three benefits at once achieved, which is absorbed by new jobs, rising prosperity of sugarcane farmers, and the fulfillment of the national sugar stock.

That way, the national sugar self-sufficiency target by 2014 can be achieved
diterjemahkan dari catatan kang Dede Yusuf

Cagar Budaya Mbah Kuwu Cirebon; Potensi Wisata Relijius Jawa Barat

Posted: by Karis As A Trader in Labels:

West Java has a lot of sites and objects of cultural heritage of excellence. One of them Talun Mausoleum, this is where dimakamkannya founder of Cirebon, namely Prince Cakrabuwana or also known as Mbah Kuwu Cirebon.

When I was working visit to Cirebon, alhamdulillah had a pilgrimage to this tomb together Talun Cirebon Regent, Mr. Dedi Supardi. Talun tomb is located in the Village Girang Cirebon, Cirebon District South, 5 km from the source (the capital city of Cirebon regency).

The plume, the complex was also present Talun Mausoleum stands grandly of a mosque called Masjid Al-Ikhlas. This mosque was founded by the family of Pak Dedi Supardi. This mosque can be used at any time ribauan pilgrims mendatangani Talun Graveyard.

In Cirebon, besides Tomb Talun, the most popular tourists and pilgrims is the tomb of Sunan Gunung Jati, Kasepuhan Sultanate, the Sultanate of Kanoman, and the Sultanate Kacirebonan.

Joint Government and Local Government Cirebon Cirebon, West Java provincial government continues to push for access and facilities objects of cultural heritage had been preserved and repaired. That way the tourists and pilgrims going to feel safe, comfortable, and especially during the pilgrimage or visiting.

Government budget is very limited. While the cultural heritage objects (BCB), which must be nurtured and developed so many wonderful. Therefore, I have an idea so that the business community and state contribute to such a''with Mr. Foster''from each of BCB in West Java.
sumber : diterjemahkan dari catatan facebook mas dede yusuf
diterjemahkan

Mahanagari Jalan-jalan: Pangalengan Water Tour

Posted: Saturday, May 22, 2010 by Karis As A Trader in Labels:

Jalan-jalan ke Pangalengan sambil mempelajari sejarah perjalanan air di Bandung Selatan.

Acara:
Naik bis - 2 Jam perjalanan - Mampir ke PLTA LAMAJAN - Naik Lori jadul Lamajan - Ke Kompleks Perkebunan Malabar, keliling-keliling disana - Ke Situ Cileunca - Pemandangan danau di Situ Cileunca dan briefing arung jeram - Arung jeram di Sungai Palayangan - Nongkrong lihat sunset di teras Pabrik Geothermal Pangalengan.

Waktu:
Sabtu 26 Juni 2010
07.00 - 19.30

Biaya: Rp 395.000
Biaya termasuk:

Berkunjung ke tempat wisata: Perkebunan teh, Lori Lamajan, dan Situ Cileunca (tempat buat rafting)
Transportasi (bus ber-AC)
Biaya arung jeram
Perlengkapan arung jeram
Asuransi kegiatan arung jeram
Hands-out Mahanagari (panduan jalan-jalan Pangalengan)
Pemandu Mahanagari
Makan siang
Snack
Air minum

Cara pendaftaran dan pembayaran :

Pendaftaran dan pembayaran paling lambat 18 Juni 2010
Daftar via langsung aja ke toko Mahanagari di Mahanagari BIP Lantai 2, pembayaran cash ya
Daftar via telepon/sms ke Mahanagari hubungi Ulu 0813.9488.9090, pembayaran transfer
Daftar via email ke mahanagari@gmail. com, pembayaran transfer
Jumlah peserta terbatas, hanya untuk 30 orang. Pendaftaran segera ditutup apabila jumlah peserta sudah mencapai kuota.
Pendaftaran dapat dilakukan via email di mahanagari@gmail. com
Uang yang sudah dibayar tidak dapat dikembalikan, jadi peserta yang batal ikut silakan mencari penggantinya ya
Untuk yang mau nanya-nanya silakan menghubungi Mahanagari via email di mahanagari@gmail. com & Ulu 0813-9488-9090

Lembah Mandalawangi, Pangrango

Posted: by Karis As A Trader in Labels: ,

Kabut tipis pun turun pelan-pelan dilembah ka s ih, lembah Mandalawangi. Kau dan aku tegak be r di r i, melihat hutan-hutan yang menjadi suram ,meres api belain angin yang menjadi dingin. Apakah kau ma s ih membelaiku s eme s r a dahulu, ketika ku dekap kau dekaplah lebih mesra,lebih dekat. Apakah kau masih akan be r kata, kudenga r de r ap jantungmu. Kita begitu be r beda dalam s emua, kecuali dalam cinta” (Pangrango, puisi kenangan dari Soe hok Gie)

Malam itu cuaca dingin sudah s angat terasa ketika s aya dan kedua r ekan pendakian tiba di Taman Na s ional Gede Pang r ango (TNGGP) Ciboda s . Saat itu adalah puncak mu s im kema r au, dimana uda r a makin ke r ing dan tempe r atu r s emakin dingin.
Dengan be r modalkan s edikit ene r gi yang te r s i s a, kami be r tiga menyu s ul r ekan – r ekan NNKPG yang s udah tiba di Gunung Pang r ango pada s o r e itu. Dalam ke r emangan malam, kami mulai menyu s u r i jalu r Ciboda s yang s udah bebe r apa kali kami daki. Tanpa banyak canda dan tawa, s aya te r u s be r ge r ak naik dengan tempo yang agak cepat. Me s kipun pekat malam mengabu r kan pandangan da r i s etiap jalu r yang dilewati, s aya ma s ih cukup ingat ketika melewati s i s i jalu r yang cukup indah dan mena r ik dianta r anya Telaga Bi r u, Ai r Te r jun Cibeu r eum s ampai Ai r Pana s . Di s epanjang pe r jalanan tak banyak pendaki yang te r lihat. Mungkin me r eka lebih s uka melakukan pe r jalanan di pagi ha r i aga r s emua keindahan jalu r Ciboda s bi s a dilihat dinikmati.
selanjutnya baca disini

hot.detik

"jangan ambil sesuatu kecuali foto, jangan tinggalkan sesuatu kecuali jejak, jangan bunuh sesuatu kecuali waktu."